Polusi Udara Tingkatkan Resiko Autisme pada Anak



Polusi udara atau khususnya udara yang tercemar logam berat sangat berbahaya bagi anak-anak. Udara tercemar yang terserap oleh tubuh dapat mengakibatkan kerusakan otak. Penyakit yang berkaitan dengan kerusakan otak adalah Autisme. Polusi udara sangat berbahaya bagi bayi/anak karena sistem imunitasnya belum terbentuk sempurna sehingga dapat berakibat pada kerusakan otak. Anak menjadi berperilaku agresif, antisosial, dan memungkinkan melakukan tindakan kekerasan.

Penderita autis perlu menjalani beberapa terapi untuk proses penyembuhannya, yaitu terapi obat, perilaku, wicara, okupansi, dan pendidikan khusus. Terapi yang lain bagi penderita autis adalah terapi biomedis yaitu diet gluten dan casein, atau diet konsumsi makanan yang mengandung tepung terigu dan susu sapi. Tubuh penderita autis tidak dapat memecah gluten dan casein menjadi asam amino sehingga bahan tersebut masih berupa peptida yang berantai panjang. Bila bahan ini diserap otak, maka penderita autis tidak pernah merasa sakit ketika jatuh atau dicubit. Diet gluten dilakukan selama tiga bulan dengan cara menurunkan kadar gluten secara bertahap dan berhenti sama sekali setelah tiga bulan. Langkah yang sama juga dilakukan untuk diet casein, tapi dalam rentang waktu 3 minggu saja.

Penggunaan masker saat beraktifitas di luar rumah sangat efektif untuk mengurangi terserapnya udara yang tercemar ke dalam tubuh mengingat tingkat polusi udara yang sudah sangat tinggi di kota-kota besar, bahkan di atas ambang batas untuk ibukota.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s