Kegiatan 02.
Pengamatan Morfologi dan Tata Letak Daun Pada Batang

Hasil Pengamatan :

1. Morfologi Daun dan Filotaksis Tanaman Kenanga ( Cananga Odorata )

A. Berdasarkan komposisi daunnya tanaman sandat termasuk jenis tanaman berdaun tunggal
B. Bagian-bagian daun :
 Tangkai daun : Kenanga memiliki tangkai daun
 Helaian daun
(1) Bentuk helaian daun ( circumscriptio)
Kenanga memiliki bentuk helaian daun berbentuk bangun memanjang ( oblongus )
(2) Tepi helaian daun ( margo folii )
Ujung helain daun ( apex folii )
(3) Pangkal helaian daun ( basis folii )
(4) Susunan tulang daun ( nervatio )
(5) Tekstur helain daun
(6) Permukaan helaian daun

C. Filotaksis

Gambar duduk daun pada batang Diagram daun

1 2

1

2. Morfologi Daun dan Filotaksis Tanaman Kembang Kertas ( Bougainvillea )

A. Berdasarkan komposisi daunnya tanaman kembang kertas termasuk jenis tanaman berdaun tunggal ( folium simplex )
B. Bagian-bagian daun :
 Tangkai daun ( petiolus )
Kembang kertas memiliki tangkai daun yang bentuknya bulat
 Helaian daun ( lamina )
(1) Bentuk helaian daun ( circumscriptio)
Kembang kertas memiliki bentuk helaian daun yang berbentuk bulat telur ( Ovatus )
(2) Tepi helaian daun ( margo folii )
Kembang kertas memiliki tepi helaian daun yang rata ( integer )
(3) Ujung helain daun ( apex folii )
Kembang kertas memiliki ujung helaian daun yang pertumbuhannya runcing ( acutus )
(4) Pangkal helaian daun ( basis folii )
Kembang kertas memiliki pangkal helaian daun yang bentuknya meruncing ( acuminatus )
(5) Susunan tulang daun ( nervatio )
Kembang kertas memiliki susunan tulng daun menyirip
( penninervis )
(6) Tekstur helain daun
Kembang kertas memiliki tekstur helain daun yang tipis seperti selaput ( membranaceus )
(7) Permukaan helaian daun
Kembang kertas memiliki permukaan helaian daun yang licin
( lacvis )

C. Filotaksis

Gambar duduk daun pada batang Diagram daun

3

5

1

2 4

1

4

4

Jawaban

3. Perbedaan daun tanaman dikotil dengan monokotil antara lain :

Pada tumbuhan dikotil struktur tulang daunnya sebagian besar menyirip dengan tepi helaian daun yang tidak rata ( bertoreh ). Biasanya permukaan helain daun tanaman dikotil terasa licin dan bentuk helaian daunnya bulat, sedangkan
Pada tumbuhan monokotil struktur tulang daunnya sebagian besar

Tugas LKM 3.2 Pertumbuhan Batang

Tujuan

Setelah kegiatan ini selesai,mahasiswa di harapkan dapat,

1.Menggambarkan pertumbuhan monopodial pada batang/cabang tumbuhan,
2.Menggambarkan pertumbuhan simpodial pada batang/cabang tumbuhan,dan
3.Menggambarkan pertumbuhan kontinu dan ritmis pada batang ketapang

Alat dan Bahan

Alat yang di perlukan gunting dahan,parang.Bahan yang diperlukan,batang/cabang pohon : Ketapang ( Terminalia cattapa ), anyang-anyang ( Elaeocarpus grandiflorus ),mangga(Mangifera indica ),apokat ( Persia americana ), Nangka ( Artocarpus integra )

Prosedur Kerja

1. Amatilah cabang tumbuhan ketapang dan anyang-anyang.Bagaimana pertumbuhannya.Amati pula pertumbuhan batang/cabang nangka dan mangga.Bagaimana perbedaan pertumbuhan kedua kelompok tumbuhan tersebut?
2. Perhatikan ranting dari tumbuhan apokat.Bagaimana jarak profil dari sumbu batang,gambarkan!Carilah di halaman kampus posisi profil yang berbeda dengan yang ada pada tumbuhan apokat dan gambarkan!

Pertanyaan

1. Apa sebabnya daun mangga dalam satu ranting menunjukkan warna yang berbeda ?
2. Bagaimana keadaan ujung cabang/ranting tumbuhan mangga pada saat tidak tumbuh ?
3. bagaimana perbedaan pertumbuhan simpodial dengan monopodial ?
4. Dari hasil pengamatanmu bagaimana perbedaan morfologi antara cabang yang pertumbuhannya secara silepsis dan prolepsis ?

Jawaban

1. Daun mangga dalam satu ranting menunjukkan warna yang berbeda disebabkan karena terjadinya pancaran tumbuh yaitu pertumbuhan daun dengan cepat dimana ruas-ruas di antara sisik tumbuh memanjang dan membentuk daun fotosintesisbaru yang warnanya tampak berbeda dengan daun fotosintesis yang di bentuk pada masa tumbuh sebelumnya.
2. Keadaan ujung cabang/ranting tumbuhan mangga pada saat tidak tumbuh adalah semua daun muda yang terletak pada ujung ranting akan berhenti tumbuh,kemudian daun muda yang awalnya berwarna hijau muda sedikit demi sedikit semua akan berubah menjadi hijau tua hingga tidak ada lagi daun muda pada ujung cabang atau ranting yang berhenti tumbuh tersebut.
3. Perbedaan pertumbuhan simpodial dengan monopodial adalah terletak pada pertumbuhan sumbu batang.Pada pertumbuhan simpodial,sumbu batang tumbuh dari sederetan kuncup.sedangkan pertumbuhan monopodial,sumbu batang tumbuh dari satu maristem apikal.
4. Perbedaan morfologi antara cabang yang pertumbuhannya secara silepsis dan prolepsis terletak pada pertumbuhan kuncup aksiler dimana pada pertumbuhan silepsis kuncup aksiler mengalami pertumbuhan secara bersama-sama dengan kuncup terminal,sedangkan sedangkan pada pertumbuhan prolepsis pertumbuhan kuncup aksiler mengalami masa istirahat sebelum menjalani pertumbuhan menjadi cabang.

Tugas LKM 3.3 Bentuk-bentuk Batang

Tujuan

Setelah kegiatan ini selesai, mahasiswa dapat :
1. Membedakan antara batang herba, berkayu, culmus dan calamus.
2. Menggambarkan bagian bebtuk penampang melintang batang.
3. Membedakan berbagai permukaan batang yaitu : licin, berusuk, bersayap dan beralur.
Alat dan bahan

Alat yang diperlukan gunting dahan, pisau cutter. Bahan yang diperlukan tumbuhan : bayam, tomat, kembang kertas, flamboyan, padi, teki, jagung, iler, markisah, kaktus, wijaya, kusuma.

Prosedur

1. Amati semua spesimen di atas, bandingkan bentuk batangnya ( dilihat dari bentuk hidup dan irisan melintangnya ), dan gambarkan hasil pengamatanmu.
2. Amati semua permukaan batang dari spesimen di atas, yang manakah dari spesimen-spesimen diatas yang memiliki permukaan batang : licin, berusuk, bersayap dan beralur.

Hasil Pengamatan

1. Perbandingan bentuk batang tumbuhan dilihat dari bentuk hidup dan irisan melintangnya :

a. Bayam : bentuk batang bulat
b. Tomat : bentuk batang bulat
c. Kembang kertas : bentuk batang bulat
d. Flamboyan : bentuk batang bulat
e. Padi : bentuk batang pipih
f. Teki : bentuk batang persegi
g. Jagung : bentuk batang bulat
h. Iler : bentuk batang persegi
i. Markisah : bentuk batang persegi
j. Kaktus : bentuk batang pipih

2. Perbandingan permukaan batang pada tumbuhan apakah licin, berusuk, bersayap, dan beralur :

a. Bayam : permukaannya licin
b. Tomat : permukaannya bersayap
c. Kembang kertas : permukaannya berusuk
d. Flamboyan : permukaannya berusuk
e. Padi : permukaannya bersayap
f. Teki : permukaannya licin
g. Jagung : permukaannya licin.
h. Iler : permukaannya berusuk
i. Markisah : permukaannya bersayap
j. Kaktus : permukaannya licin

Pernyataan :

Bagai mana perbedaan secara anatomis tumbuhan herba, semak / perudu, dan pohon.

Jawaban :

 Pada tumbuhan herba batangnya lunak dan tidak berkayu atau hanya sedikit sekali mengandung jaringan kayu.
 Semak atau perdu merupakan tumbuhan kecil berkayu yang tidak memiliki sumbu batang utama namun memiliki percabangan yang padat, sedangkan
 Pohon merupakan tumbuhan berkayu dengan satu batang utama yang tumbuh tinggi.

LKM. 3.5
KUNCI DETERMINASI KONSTRUKSI POHON

Tujuan
Setelah kegiatan ini selesai ,mahasiswa dapat ,menentukan model arsitektur suatu jenis tumbuhan dengan menggunakan kunci determinasi.

Alat dan bahan
Alat yang diperlukan ,parang dan gunting dahan. bahan yang diperlukan ,berbagai jenis tumbuhan yang ada di alam .

Prosedur
1. Amati berbagai jenis tumbuhan yang ada di alam(halaman kampus, ladang, kebun atau hutan).
2. Lakukan determinasi dengan menggunakan kunci detrerminasi untuk menentukan model arsitektur tumbuhan yang ditentukan sebagai sampel.
3. Gambar pola pertumbuhan dari tumbuhan sampel(pertumbuhan batang, cabang, perbungaan dan lain-lain).
4. Buat deskripsi model arsitektur tumbuhan sampel tadi.

Pertanyaan

1. Apa sebabnya , jika mengamati arsitektur suatu tumbuhan harus mengamatinya mulai dari tumbuhan yang paling muda.
2. Apakah arsitektur tumbuhan memiliki kesamaan dalam tingkat jenis, marga, suku atau tingkatan yang lebih tinggi?

HASIL PENGAMATAN
KUNCI DETERMINASI ARSITEKTUR TUMBUHAN CEMPAKA PUTIH ( Michelia alba )

Gambar perbungaan pohon cempaka putih

Gambar. batang cempaka putih Gambar daun cempaka putih

Gambar pohon cempaka putih

Menurut kunci determinasi tumbuhan cempaka termasuk dalam model Stone yaitu:

1.b Batang bercabang kelihatan dengan jelas………..3
3.b Sumbu vegetative tak ekivalen (homogen, atau campuran tetapi selalu dapat dibedakan dengan jelas antara batang dan cabang )…………7
7.b Sumbu vegetative homogen, yaitu semua ortotrop atau semua campuran……18
18.a Semua sumbu vegetative ortotrop………..19
19.a Perbungaan terminal , cabang simpodial , kadang- kadang tajuk perifer modula………..20
20.b Pertumbuhan sumbu batang pada pada pucuk kontinu.

Jawaban :

1. Karena pada proses pengamatan pada arsitektur tumbuhan daun yang paling muda menunjukkan daun yang paling dalam,
2. Menurut kami, tumbuhan pada tingkat jenis memiliki kesamaan yang ditentukan oleh materi genetik, marga juga memiliki kesamaan dari segi bentuk, sedangkan kalau suku tidak memiiki kesamaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s